tadi pagi saat zemi, ndoro besar membawa satu gelondong besar kue berjudul ichigo collon, kue terbitan glico (yang juga memproduksi pocky). keliatannya sih enak, bentuknya seperti kue semprong panjang di dalamnya ada krim strawberry. kata ndoro besar sih enak, oishikatta. cuma karena belum pernah dengar makanan ini bisa dimakan apa ndak, jadinya ya aku cuma pass aja. apalagi pas ngecek 原材料nya, isinya ada shortening dan emulsifier. nabati atau hewani, belum jelas. jadinya ya, aku menerima aja satu batang ichigo collon itu, “rencana” dibagi dua sama ilham (soalnya pada paruhan gitu makannya, karena panjang gitu kayanya). cuma karena belum jelas bisa dimaem apa ndak ya, akhirnya dianggurin dulu. rencana ntar ditelpon aja customer center-nya.

selesai zemi, ilham nanya, “ini bisa dimakan ndak?”
hmmm belum ada yang kakunin kayaknya. jadinya nyoba nelpon free dial-nya glico, trus setelah nyambung dan diterima oleh mbak-mbak dari customer center, aku tanya lah, kira-kira genzairyou-nya ichigo collon mengandung bahan hewani atau nabati. untungnya mbaknya lumayan bersahabat dan setelah beberapa saat dia nyari informasi, dia bilang, “動物性成分を含んでいません”
gitu katanya, jadi ndak ada bahan hewaninya, terus kakunin sekali lagi untuk bahan seperti shortening dan nyukazai-nya, dia bilang, “shorteningnya dari bahan shokubutsu (nabati) begitu juga untuk nyukazainya.”
jadi kesimpulannya: SAVE !!! insya allah bisa dimakan…
yokatta… ada satu lagi kue yang bisa dimaem. alhamdulillah… kalau dah jelas kan hati bisa tenang untuk menyantapnya… jadi insya allah glico ichigo collon bisa dimakan…

waw,,
pengen nyoba ,,tapi kq kayaknya manis skali ya >.<
iyah manis banget… ndak papa… ndak bikin gemuk kok hehehe